fbpx

Di dalam istilah beasiswa, motivation letter sering disebut sebagai statement of purpose atau letter of purpose. Singkatnya, motivation letter adalah suatu dokumen yang diperlukan untuk mendaftar beasiswa, yang berisi tentang pernyataan ketertarikan beserta alasan-alasannya untuk mendapatkan beasiswa.

Pembuatan motivation letter bertujuan untuk meyakinkan si pemberi beasiswa bahwa kita memang sangat berminat dan layak untuk diberi beasiswa.Motivation Letter ini memiliki peran yang besar untuk meloloskan kita dalam mendaftar kuliah di luar negeri atau beasiswa. Bersama dengan curriculum vitae yang telah kita submit,  dokumen ini dapat menjadi “senjata” yang menentukan kalian dapat lolos atau tidak. Lalu bagaimana isi motivation letternya?

Ide Cemerlang

Di bagian pertama, yang perlu kita perhatikan:

1.Mendapatkan Perhatian si reviewer (pemberi) beasiswa.

Perlu diperhatikan baik-baik, sireviewer menerima banyak dokumen dari ribuan pendaftar beasiswa. Jadi buat mereka tertarik di bagian pertama, sehingga minimal bagian yang lain dari motivation letter kita akan sempat untuk mereka baca, karena belum tentu mereka mau baca semua bagian dari motivation letter kamu, jadi buat “secantik’ mungkin. Sehingga kamu punya peluang besar buat lolos.

2. Gunakan kalimat-kalimat yang lebih menjual, menarik, sederhana dan orisinil. Penting juga saat pemilihan kata, gunakan yang lebih enak dibaca.

3. Biasa ditambahkan “embel-embel” istilah sepert Have an excellent/ very good/good personal motivation.

Apa yang telah kamu Kontribusi Untuk Indonesia

Ingin Bimbingan Spesifik Per-Dokumen Beasiswa?Klik Disini

Di bagian kedua, perhatikan ini:

1. Uraikan aktivitas kita saat ini, pekerjaan, jabatan, dan peran serta kontribusi di tempat kerja (magang).

Ceritakan juga sekilas tentang pengalaman, baik di pekerjaan sebelumnya atau di  kampus. Jika sangat berhubungan dengan jurusan yang kita tuju, atau dengan yang  diprioritaskan si pemberi beasiswa, itu akan sangat membantu untuk lolos. Jelaskan  keterkaitan antara kerja saat ini dengan jurusan yang diambil. Pastikan bahwa apa yang  ditulis dapat “menjual”.

2. Kita juga perlu menekankan pada kualitas dan bidang keahlian yang dapat memperbesar peluang memperoleh beasiswa. Untuk melakukan hal ini, kita perlu mempelajari baik-baik segala hal yang terkait tentang beasiswa yang ditawarkan.

3. Untuk yang mengambil jurusan yang berbeda dengan background pendidikan sebelumnya,kita harus mencari alasan yang kuat bahwa jurusan tersebut akan bermanfaat bagi masa depan atau untuk pekerjaan-pekerjaan yang saat ini sedang kita lakukan.

Alasan Mengambil Jurusan

Di bagian ketiga ada beberapa yang perlu kita pertimbangkan:

1. Uraikan alasan-alasan mengapa kalian harus mengambil jurusan ini.

Kalian dapat mengangkat satu masalah yang umum di Negara kalian yang tentunya berkaitan dengan bidang yang kalian ambil. Sehingga, solusinya adalah ada pada jurusan yang dituju .

2. Kalian juga dapat mempelajari course (kurikulum) yang disediakan oleh jurusan yang dituju.

 Sinkronkan dengan beberapa mata kuliah atau tugas atau pengalaman yang pernah kalian lakukan. Sehingga, setidaknya kalian mempunya modal untuk menyelesaikan studi lanjut nanti dan meyakinkan si pemberi beasiswa bahwa kamu tidak akan terkendala dengan studi-mu selama di sana.

Kita juga bisa sajikan data untuk memperkuat-alasan-alasan itu

a. Tuliskan pemahaman-pemahaman tentang bidang yang akan diambil, termasuk keterkaitannya dengan kehidupan dan masa depan nantinya.

b. Bagian ini kalian harus lihai untuk menuangkan statement di sini, dan akan mendukung bagian yang keempat.

c. Di bagian keempat, pertimbangkan hal ini:

d. Tentukan rencana masa depan sejelas mungkin. Jangan beri kalimat yang diplomatis (terlalu umum). Bagian keempat ini dapat menjadi satu-satunya poin terbaik di motivation letter.

e. Kenali diri sendiri, kalian dapat menggali cita-cita kalian disini.

f. Jelaskan apa yang bakal kalian lakukan setelah lulus nanti.

Beberapa hal yang perlu dihindari pada saat menyusun motivation letter, seperti:

  1. Memelas: “saya berasal dari keluarga miskin, hidup susah” (mengemis, pesimis, merengek,menyalahkan,memohon, minta-minta).
  1. Menulis terlalu banyak dan tidak penting tidak perlu bertele-tele, Jadi anggota osis, panitia acara x. Pilih saja yang pas dan tepat. Lomba makan kerupuk misalnya :p
  1. Klise: “Saya ingin berkontribusi bagi bangsa dan negara tercinta Indonesia.”
  2. Menjilat: “kampus anda terbaik di dunia. amerika adalah negara terbaik di dunia!

Hal-hal yang perlu kita perhatikan:

  1. Beberapa pemberi beasiswa meminta informasi tertentu untuk dicantumkan di Motivation Letter/Cover Letter.
  1. Secara umum, poin-poin penting sebelumnya hanya merupakan “format standar”, sehingga perlu disesuaikan dengan guideline beasiswa (apa yang mereka inginkan).
  1. Banyak mempelajari contoh motivation letter, khususnya dari penerima beasiswa sebagai

perbandingan dari berbagai sudut pandang.

Menyusun Motivation Letter

Langkah-langkah menyusun motivation letter

  1. Pelajari baik-baik informasi yang berhubungan dengan universitas dan jurusan yang dituju (peringkat, concern, proyek riset yang sedang dikembangkan, publikasi penelitian, kurikulum).
  1. Cek kembali mata kuliah yang sudah diambil di S1/S2, cocokkan dengan mata kuliah/courses yang tersedia di universitas tujuan (S2/S3).
  1. Ambil satu contoh gaya dan alur penulisan Motivation Letter yang ada untuk “diadopsi”
  2. Buat kerangka Motivation Letter, pilah-pilih informasi yang perlu/tidak untuk dicantumkan (Cek juga CV)
  1. Tulis lengkap motivation letter seefisien dan seefektif mungkin (jangan banyak basa-basi dan bertele-tele)
  1. Pilih kata yang lebih umum untuk digunakan
  2. Cek kembali apakah ada spelling dan grammar yang salah
  3. Diskusikan Motivation Letter yang telah ditulis pada orang yang berpengalaman. Revisi jika ada koreksi dan cek kembali spelling dan grammar
  4. Jangan pernah mengirim motlet yang sama persis dengan tujuan yang berbeda.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya Hunters 

By Warsono El Kiyat

Schoters

The #1 and Largest Online Scholarship Platform