fbpx

Proses mendapatkan beasiswa impian bukan sebuah proses yang mudah. Banyak proses yang harus dilalui. Salah proses tersebut adalah wawancara beasiswa. Proses ini juga banyak membuat gugur para pencari beasiswa. Banyak pertanyaan yang perlu dijawab dalam wawancara beasiswa yang perlu dijawab. Kamu bisa menanyakan pertanyaan-pertanyaan apa yang biasa ditanyakan oleh interviewer wawancara beasiswa kepada orang-orang yang sudah pernah mendapat beasiswa.

Kami telah mengumpulkan beberapa pertanyaan yang sering muncul dalam tahap wawancara beasiswa dan bagaimana tips menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul tersebut. Berikut ini 7 pertanyaan yang sering muncul dalam tahap wawancara beasiswa.

1. Ceritakan Tentang Dirimu Sendiri dalam Wawancara Beasiswa

Biasanya pertanyaan ini di tanyakan di awal wawancara. Kamu sebaiknya memanfaatkan momen ini untuk menjelaskan hal-hal yang tidak kamu cantumkan dalam CV dan essay, yang sekaligus menunjukkan keunikan diri kamu. 

2. Setelah Dapat Beasiswa Dan Lulus S2/S3 Apa Yang Akan Anda Lakukan ? Dengan Cara Apa Dan Di Mana?

Pertanyaan ini mengacu pada kontribusi kamu terhadap masyarakat dan negara, apa yang akan kamu buat setelah lulus, dan bagaimana caranya kamu membuat kontribusi terhadap negara. Hal ini harus disampaikan secara jelas. Kamu harus menetapkan kontribusi apa yang akan kamu buat melalui studi kamu dan beasiswa yang diberikan. Lalu kamu harus menentukan dengan cara apa kamu akan berkontribusi.

Baca Juga: Rahasia Taklukkan Wawancara Beasiswa LPDP

3. Jelaskan Kekuatan Dan Kelemahan Terbesar Kamu

Pertanyaan ini membutuhkan sedikit teknik dalam menjawab. Jangan hanya menyebutkan bahwa kamu adalah seorang pekerja keras dan perfeksionis sebagai jawaban, namun kamu juga harus menjelaskan contoh kasus dimana kamu benar-benar menunjukkan kemampuan kerja keras kamu. Serta momen dimana sifat perfeksionis kamu menyebabkan hal yang negatif.

4. Bagaimana Kamu Melihat Diri Sendiri Lima Tahun Dari Sekarang?

Di sini penyelenggara beasiswa ingin melihat apakah kamu sudah memiliki rencana jangka panjang. Jadi, daripada hanya menjawab bahwa kamu ingin lulus tepat waktu dan membangun usaha sendiri, akan lebih baik bila kamu bisa menjelaskan sedikit rencana untuk mencapai visi kamu kedepannya.

Contohnya, kamu ingin menjalankan usaha di bidang pendidikan. Maka dari sekarang, kamu sudah banyak melakukan riset di bidang ini, atau bahkan menjadi relawan di sejumlah kegiatan pendidikan.

5.Ceritakan Pengalaman Kamu Melewati Tantangan Terbesar Dalam Hidup

Sebaiknya sudah kamu pikirkan matang-matang tantangan hidup apa yang paling baik untuk diceritakan di sini. Apakah prestasimu mencapai nilai sembilan di sekolah adalah sesuatu yang cukup keren?

Sebaiknya sudah kamu pikirkan matang-matang tantangan hidup apa yang paling baik untuk diceritakan di sini

6. Mengapa Kami Harus Memberikan Beasiswanya Kepada Kamu?

Hati-hati. Ingat, Kamu tidak bisa hanya bergantung pada prestasi akademis dan organisasi kamu di sini. Sebab, para kandidat lainnya yang sudah mencapai tahap wawancara beasiswa juga memiliki prestasi yang tidak kalah hebatnya (atau bahkan lebih hebat).

Jadi, selain kamu bisa mengakui bahwa kandidat lainnya juga sama hebatnya. Kamu bisa berfokus pada hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk berkontribusi di universitas atau institusi penyelenggara beasiswa. Kamu juga bisa menceritakan kualitas non akademis lainnya yang kamu miliki seperti kegiatan wirausaha atau relawan.

7. Mengapa Kamu Ingin Melanjutkan Studi Di Universitas Tersebut? Mengapa Ingin Kuliah Di Luar Negeri?

Kamu bisa menjawab bagaimana keterkaitan universitas tersebut dalam mengembangkan diri kamu atau membantu kamu untuk mencapai mimpi kamu dan untuk membantu kamu secara akademik di bidang yang kamu pilih. Cari tahu dulu sebelum tahap wawancara mengenai universitas yang kamu pilih, pencapaian universitas, reputasi terhadap bidang yang kamu geluti, dan hal-hal spesifik lainnya.

Baca Juga: Rahasia Abel Peraih 12 Beasiswa Luar Negeri

~Schoters~

The Largest Online Scholarship