fbpx

Punya keinginan yang kuat untuk bisa mendapatkan beasiswa namun hingga kini cita-cita hunters belum terwujud juga. Nah, jika hunters ingin berpikir lebih dalam, barangkali “ganjalan” itu kita sendiri yang buat. Ada hal–hal yang hunters gak sadari  yang justru akan membuat hunters gagal mendapatkan beasiswa.  Kira-kira apa ya kesalahan yang sering dilakukan? Schoters merangkum beberapa kesalahan umum yg sering dilakukan pelamar beasiswa.


1. Melakukan Persiapan yang Terlalu Mepet

Jangan Terlalu Mempet/unsplash

Jangan Terlalu Mepet/unsplash



Mendaftar beasiswa itu perlu persiapan panjang. Setidaknya kamu sudah melakukan persiapan 3-6 bulan sebelum kamu mendaftar beasiswa yang kamu incar. Kalau kamu punya waktu 1 tahun, itu akan lebih baik lagi. Soalnya persiapan bahasa sendiri bisa memakan waktu sampai 1 tahun.

Soalnya kalau kamu melakukan persiapan yang mepet, syarat-syarat pendaftaran beasiswa akan ada yang terlewat. Kalaupun tidak ada yang terlewat, mungkin akan banyak syarat dokumen yang kurang maksimal secara kualitas.



2. Malas Melakukan Proofreading

 

Perlunya Proofreading/unsplash

Perlunya Proofreading/unsplash


Salah satu alasan kamu harus melakukan persiapan jauh-jauh hari adalah agar kamu bisa melakukan banyak proofreading. Kebanyakan pelamar beasiswa malas buat proofreading. Padahal dengan proofreading kamu akan tahu kekurangan dari berkas pendaftaran yang kamu buat.

Semakin awal kamu memulai persiapan, kamu akan bisa melakukan proofreading lebih sering (mungkin juga ke lebih banyak orang). Jadi kamu juga akan bisa melakukan lebih banyak perbaikan pada berkas yang kamu buat.



3. Fokus Pada LoA Kampus yang Dituju

Fokus Mendapatkan LoA Kampus/insidehighered

Fokus Mendapatkan LoA Kampus/insidehighered


Banyak pelamar beasiswa fokus mendapatkan LoA dari kampus impian mereka. Padahal mereka belum tahu kalau diterima di sana, beasiswa apa yang akan membiayai pendidikan mereka disana. Kan sedih banget kalo misal dapat LoA Unconditional di Harvard tapi akhirnya harus dilepas karena tidak dapat beasiswa.

Jadi sebaiknya kamu fokus mencari beasiswa dulu sebelum fokus mencari LoA dari kampus. Kecuali kalau beasiswa yang kamu lamar punya skema yang mengharuskan kamu punya dari salah satu kampus sebelum mendaftar beasiswa.



4. Ambil Test TOEFL/IELTS Tanpa Persiapan Matang

Suasana kelas di sahabat ielts

Suasana kelas di sahabat ielts


Sebagian besar pemberi beasiswa mensyaratkan pelamarnya melampirkan sertifikat bahasa seperti TOEFL atau IELTS. Jadi kalau kamu juga sedang mempersiapkan pendaftaran beasiswa, sudah pasti kamu harus mengambil tes seperti itu juga.

Tapi kesalahan yang sering dilakukan adalah para pelamar beasiswa adalah mengambil test sebelum mereka benar-benar siap. Padahal biaya untuk tes ini tidak murah. Kalau kamu harus mengambil tes TOEFL atau IELTS, pastikan kamu sudah benar-benar siap. Daripada kamu mengeluarkan biaya untuk tes padahal kamu belum siap, lebih baik kamu mengalokasikan dananya untuk mengambil kursus sampai kamu benar-benar siap.

Kira-kira itu dia kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan, sehingga mendaftar beasiswa jadi nampak begitu sulit dan rumit. Padahal aku yakin ga gitu-gitu amat kok sebetulnya. Menurut kamu kesalahan apa lagi yang sering terjadi ketika mendaftar beasiswa?

Schoters
The #1 Largest Online Scholarship Platform

Jangan Lupa Share Ke Teman-teman Kamu

shares