fbpx

Jangan berkecil hati bagi teman-teman yang memiliki nilai raport ataupun IPK pas-pasan. Ternyata orang dengan nilai pas-pasan juga bisa dapat beasiswa kuliah di luar negeri loh!

Berikut kami sajikan fakta-fakta menarik untuk anda:

1. Banyak beasiswa yang bisa didaftar dengan IPK di bawah 3!

australia award.

Australia Award.

Salah satu contohnya adalah beasiswa Australia Award Scholarship. Beasiswa ini hanya mensyaratkan IPK minimum 2,9 loh!

Beberapa beasiswa lain tidak mensyaratkan minimum IPK atau nilai raport, sehingga IPK di bawah 3, atau raport dengan rata-rata di bawah 80 pun berpeluang untuk mendaftar. Misalnya Chinese government scholarship, Brunei government scholarship, atau beasiswa Turkiye Burlsari.

2. Banyak contoh IPK di bawah 3 namun bisa tetap dapat beasiswa!

ridwan-kamil

Ridwan Kamil

Contohnya ga main-main loh: Pak Ridwan Kamil. Dalam salah satu interview, Pak Ridwan Kamil pernah bercerita bahwa IPK S1 nya hanya 2,7. Namun beliau mendapat beasiswa untuk kuliah di University of California at Berkeley.

Contoh lain seperti Prof. Rhenal Kasali pun menurut informasi punya IPK di bawah 3, namun dapat meneruskan kuliahnya di University of Illinois at Urbana Champaign hingga S3.

Wah, kalau mereka saja bisa, masa kamu nggak? ūüėÉ

3. Tunjang dengan prestasi lain, misalnya pengalaman organisasi

Rhena Kasali

Rhena Kasali

Eh emangnya ngaruh ya pengalaman organisasi? Jelas!

Beasiswa seperti Fulbright atau LPDP, secara spesifik menyebutkan bahwa mereka mengutakaman kandidat dengan pengalaman organisasi atau kemampuan leadership yang menonjol.

Jadi meskipun IPK pas-pasan, jika kamu punya pengalaman organisasi jadi ketua BEM, himpunan, atau pendiri komunitas yang berimpak besar, peluang kamu tetap terbuka lebar.

 

Jadi, masih ragu untuk dapat beasiswa? Semua akhirnya kembali ke tekad dan daya juang kamu. Ayo semangat!

Baca Juga: Panduan Membuat Motivation Letter

~Schoters~

The Largest Online Scholarship Platform